Telah jauh aqu meninggalkan dermaga hatimu
namun dalam perjalanan badai rindu salalu datang menghempas bagai akan menghacurkan biduk harapanqu
ingin qu kembali tapi aqu ragu karna kompas tak mampu lagi menjadi penujuk arah yg bisa qu percaya untk menuntunqu, haya sebuah pesan yang dapat aqu sampaikan melalui camar yang terbang bermain diatas obak bahwa aqu akan kembali kedermaga hatimu, setibanya
qu ingin kepasti dan pengakuan cintmu pada qu biar nanti qu tak berlayar kembali membawa hayalan yg tak pasti dimana angin dan badai tersenyum sombong dengan kegagalanku